Kamis, 30 Januari 2020

VIRAL !!!! Konfigurasi VPN !!!! BANTAI !!!! NO HOAX !!!!!!

Konfigurasi VPN (PPTP) Server Debian 8



Assalamu'alaikum wr.wb

Kali ini kita akan belajar bagaimana cara mengkonfigurasi VPN Server pada Debian 8 dengan PPTP (Point to Point Tunneling Protocol). Namun sebelum saya lanjutkan saya akan memberi sedikit penjelasan tentang apa itu VPN dan PPTP.


VPN

Virtual Private Network (VPN) adalah sebuah teknologi komunikasi yang memungkinkan untuk dapat terkoneksi ke jaringan public dan menggunakannya untuk dapat bergabung dengan jaringan local. Dengan cara tersebut maka akan didapatkan hak dan pengaturan yang sama seperti halnya berada didalam LAN itu sendiri, walaupun sebenarnya menggunakan jaringan milik public.

Dari cara pandang jaringan, salah satu masalah jaringan internet (IP public) adalah tidak mempunyai dukungan yang baik terhadap keamanan. Sedangkan dari cara pandang perusahaan, IP adalah kebutuhan dasar untuk melakukan pertukaran data antara kantor cabang atau dengan rekanan perusahaan. VPN muncul untuk mengatasi persoalan tersebut. Sebuah jaringan perusahaan yang menggunakan infrastruktur IP untuk berhubungan dengan kantor cabangnya dengan cara pengalamatan secara private dengan melakukan pengamanan terhadap transmisi paket data.

PPTP

PPTP merupakan protokol jaringan yang memungkinkan pengamanan transfer
data dari remote client (client yang berada jauh dari server) ke server pribadi perusahaan dengan membuat sebuah VPN melalui TCP/IP (Snader, 2005). Protokol ini dikembangkan oleh Microsoft dan Cisco.
Teknologi jaringan PPTP merupakan pengembangan dari remote access Point-to-Point protocol yang dikeluarkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF).

Topology

Dari topology diatas dapat diketahui bahwa Remote Client dan Remote Server berada di jaringan publik dalam hal ini Internet. Jika Remote Client dan Remote Server ingin bertukar informasi secara rahasia, maka mereka tidak mungkin menggunakan jaringan publik atau internet, maka sebagai solusi mereka harus menggunakan VPN (Virtual Private Network) dengan menggunakan PPTP (Point to Point Tunneling Protocol) sehingga mereka berdua akan terhubung secara virtual dan mereka akan memiliki jalur sendiri, sehingga proses transfer data akan aman dari serangan hacker..

Konfigurasi VPN Server


Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengkonfigurasi VPN Server menggunakan P2. PTP :

1. Install paket pptpd

apt-get install pptpd


2. Edit file pptpd.conf untuk menambahkan remote ip dan local ip untuk VPN nantinya

nano /etc/pptpd.conf

Cari pada bagian paling bawah file pptpd.conf, 


Hilangkan tanda pagar pada localip dan remote ip, lalu ubah seperti dibawah ini 

localip 9.9.9.1 (ip yang nantinya akan secara otomatis dipasangkan ke server vpn)
remoteip 9.9.9.2-9,9.9.9.10 (ip yang nantinya akan diberikan ke client)

Untuk remoteip kalian bisa juga hanya menulis satu ip saja, semisal 9.9.9.10 , namun apabila kalian ingin ada lebih dari satu ip, kalian bisa membuat range ip misalnya 9.9.9.2-9. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini


Setelah itu simpan dengan menekan CTRL+X >> Y >> Enter

3. Selanjutnya kita akan membuat username dan password untuk VPN kita nanti, cara nya dengan mengedit file chap-secrets seperti dibawah ini

nano /etc/ppp/chap-secrets 

selanjutnya pada bagian bawah kalian tulis seperti dibawah ini (untuk client dan secret dapat disesuaikan kebutuhan)

#client     server    secret     IP address
user1       pptpd      123           *

untuk ip address kita isi * agar semua IP dapat menggunakan username dan password itu. untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut


Simpan dengan menekan CTRL+X >> Y >> Enter

4. Edit file pptpd-options

nano /etc/ppp/pptpd-options

Setelah itu cari pada bagian paling bawah file tersebut, tepatnya dibawah tulisan 'novjccomp', tulis perintah berikut ini

noipx
mtu 1490
mru 1490

Setelah itu simpan dengan menekan CTRL+X >> Y >> Enter


5. Selanjutnya tulis perintah berikut ini

modprobe ip_gre


6. Terakhir restart service pptpd

service pptpd restart

kalian juga dapat melihat status dari pptpd dengan mengetikan perintah berikut

service pptpd status



Pengujian ke Client

Karena server dan client yang saya gunakan tidak terkoneksi internet dan tidak menggunakan ip public, maka saya menggunakan jaringan local. Langkah-langkah nya sebagai berikut :

1. Sebelumnya pastikan terlebih dahulu ip dari server kita, dengan mengetikkan 

ifconfig


Kali ini server saya menggunakan IP 192.168.1.1, setelah itu pastikan client dan server terhubung dengan melakukan test ping dari client.

ping 192.168.1.1


2. Langkah berikutnya adalah membuat VPN dari Client kita. Kali ini saya menggunakan windows 10, jadi apabila kalian menggunakan windows 7 atau XP langkahnya akan sedikit berbeda

Pertama-tama masuk ke 'Setting >> Network & Internet >> VPN' maka akan muncul tampilan berikut ini


Selanjutnya klik tombol Add a 'VPN Connection' , maka akan muncul tampilan berikut ini


Untuk VPN Provide isi Widows (built-in) , Connection name nya isi sesuai kebutuhan disini saya isi VPN Pintar Network dan untuk Server name or Address isi ip dari server kita tadi yaitu 192.168.1.1 , dan untuk yang lainnya biarkan saja langsung saja klik Save. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut 


3. Setelah itu akan muncul VPN Connection yang telah kita buat tadi, langsung saja kita klik VPN Connection kita tadi lalu klik connect dan masukkan username dan password yang kita buat di server VPN tadi, disini saya isi user1 dan passwordnya 123 lalu klik Ok


Selanjutnya tunggu hingga connected


4. Selanjutnya kita cek dari Client, apakah client sudah mendapatkan IP dari VPN Server, dengan cara masuk ke Command Prompt (CMD) lalu ketikan perintah berikut

ipconfig


5. Terakhir test apakah client bisa melakukan PING ke IP Server VPN atau localip tadi, dengan cara berikut ini

ping 9.9.9.1


Jika berhasil maka itu tandanya kita telah terhubung ke server melalui VPN


Rabu, 15 Januari 2020

Dedicated Hosting Server

Pengertian Dedicated Server Beserta Kegunaannya

Pengertian Dedicated Server Beserta Kegunaannya
Pengertian Dedicated Server Beserta Kegunaannya

Ada banyak jenis layanan penyimpanan data yang dapat Anda temukan, mulai dari penyimpanan berskala kecil seperti Web Hosting atau cloud hosting hingga skala besar seperti VPS, Colocation Server dan Dedicated Server. Banyaknya pilihan layanan server yang pasti membuat Anda menjadi bingung untuk memilih layanan mana yang cocok untuk digunakan.
Selain web hosting atau VPS (Virtual Private Server) mungkin Anda pernah mendengar istilah Dedicated Server saat akan mencari hosting atau server untuk kebutuhan perusahaan, sekolah, koperasi atau swasta.Lalu apa sebeneranya Dedicated Server yang berserta kegunaannya? Untuk mengetahuinya berikut kami jelaskan pengertian dedicated server dan kegunaannya.

Apa dedicated server?

Server terdedikasi adalah sebuah layanan penyimpanan data pada server khusus yang hanya disediakan untuk satu pengguna saja.Artinya, pengguna dapat mengotrol server rak penuh tanpa dibagi. Beda dengan layanan hosting atau layanan VPS, pada Server Terdedikasi, Anda menyediakan server Jadi Anda punya akses penuh ke server tersebut.
Bukan hanya memegang akses penuh, Anda juga bisa memilih spesifikasi, sistem operasi perangkat keras dan pengaturan lainnya sesuai keinginan dan kebutuhan Anda.Tentu saja hal ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan layanan hosting.
Jika Anda adalah pemilik perusahaan yang memerlukan penyimpanan data pada server tangguh dan besar namun tidak mengerti hal teknis tentang Server Terdedikasi, maka Anda tidak perlu khawatir tentang penyedia layanan Dedicated server terbaik akan memberikan bantuan dan dukungan untuk Anda, mulai dari instalasi sistem operasi, pengaturan perangkat keras dan hal teknis lainnya.Selain itu Anda juga akan mendapatkan layanan khusus yang menghargai harga yang Anda butuhkan untuk Server Terdedikasi terbilang besar.

Bukan hanya itu saja, server penyimpanan lokasi Anda akan ditempatkan pada pusat data yang lebih bagus untuk mendapatkan pelayanan maksimal.

Siapa yang membutuhkan layanan dedicated server?

Dengan layanan dedicated server yang sangat lengkap, kapasitas dan biaya yang besar tidak perlu orang yang membutuhkannya yang besar yang bisa dijadikan pilihan. Dedicated Server sangat cocok untuk digunakan oleh perusahaan yang memiliki basis data besar dan rentan jika dilepas atau hangus. Bagi perusahaan, data tentu saja penting karena menggunakan server khusus merupakan solusi yang sangat cocok, karena data Anda akan disimpan dengan aman di gedung pusat data.

Berapa biaya yang dikeluarkan untuk sewa dedicated server?

Pengertian Dedicated Server Beserta Kegunaannya
Server khusus didedikasikan berbeda-beda tergantung spesifikasi yang Anda pilih.Gambar diatas adalah daftar hargadedicated server terbaik dari RackH.Dapat Anda lihat harga yang ditawarkan mulai dari Rp.1.400.000 hingga Rp.6.1000.000 perbulan.

Cara memilih dedicated server terbaik

Setelah membaca penjelasan tentang Anda mungkin sudah memberikan sedikit tinjauan tentang apa itu Dedicated Server dan pemahamannya. Lalu bagaimana memilih dedicated server terbaik? Ada beberapa hal yang harus Anda pilih saat memilih dedicated server, berikut penjelasannya:

Pastikan server ada di pusat data terbaik

Sebelum Anda memilih Dedicated Server, letakkan jika data center server berada pada lokasi strategis. Bukan hanya itu saja, Anda juga harus melihat fasilitas yang dibutuhkan oleh pusat data, apakah penyedia layanan Dedicated Server punya pusat data yang baik atau tidak.

Harga sesuai dengan kualitas

Seperti yang diketahui, harga selalu menentukan kualitas, oleh karena itu saat memilih Dedicated Server, jangan pernah mempertimbangkan harga, terutama jika Anda adalah perusahaan yang memang lebih mementingkan pelanggan data. Harga yang diberikan biasanya akan menunjukkan pelayanan itu sendiri.
Itu tadi adalah Dedicated Server berserta kegunaannya, Anda dapat memilih Dedicated Server terbaik yang disediakan oleh RackH. Jangan ragu untuk memilih RackH sebagai penyedia dedicated server terbaik di Indonesia.

Rabu, 08 Januari 2020

PENGERTIAN SSH DAN CARA KERJA

PENGERTIAN SSH
SSH adalah sebuah protokol administrasi yang memungkinkan user untuk mengakses dan memodifikasi berbagai macam pengaturan maupun file yang ada di dalam server.
Anda pernah mengenal Telnet? Nah, SSH merupakan pengembangan dari Telnet yang sebelumnya dianggap tidak aman karena tidak adanya proses enkripsi.
Berbeda dengan Telnet, koneksi yang terjadi SSK dienkripsi menggunakan beberapa teknologi, seperti enkripsi simetris, enkripsi asimetris, dan hashing. Ketiganya merupakan teknik kriptografi yang menjamin koneksi yang terenkripsi. Itulah mengapa dinamakan SSH yang berasal dari kata Secure Shell Connection atau koneksi Shell yang aman.
Jika menggunakan SSH, Anda mempunyai opsi untuk melakukan autentikasi pengguna remote sebelum melakukan koneksi. Selain itu, SSH juga dapat mengirimkan input dari SSH client ke host (server) kemudian mengirimkan kembali hasilnya kembali ke user client.
Contoh di atas merupakan tampilan koneksi SSH yang berhasil dilakukan. Jadi jika melakukan koneksi SSH ke alamat IP server, Anda dapat mengubah konfigurasi yang ada di dalam server sesuai dengan user yang dipakai. Tidak hanya di OSX saja, Anda bisa menggunakan SSH di sistem operasi lain seperti Windows dan Linux. Jika Anda menggunakan Windows, terdapat aplikasi SSH yang cukup terkenal, yaitu Putty.
Jadi SSH memudahkan Anda untuk mengelola server tanpa harus datang ke lokasi fisik server. Tidak hanya server saja, Anda dapat memanfaatkan SSH untuk mengatur dan mengelola komputer maupun perangkat desktop yang ada di jaringan yang sama tanpa harus menyentuh perangkat tersebut.
Setelah mengetahui apa itu SSH, ada baiknya untuk tahu juga bagaimana cara kerja SSH.

Cara Kerja SSH

Cara kerja protokol SSH adalah menggunakan model client-server. Jadi koneksi yang terjadi adalah SSH client melakukan koneksi ke SSH server.
SSH client melakukan proses koneksi dan menggunakan kunci kriptografi untuk memverifikasi dan mengidentifikasi SSH server. Selama kunci yang dipakai SSH client tidak sama dengan SSH server maka koneksi tidak akan pernah dapat tersambung.
SSH client dan SSH server dapat tersambung menggunakan kunci yang sama serta melalui proses verifikasi. Kemudian koneksi yang tersambung dienkripsi menggunakan symmetric encryption dan hashing algorithm. Proses enkripsi ini bertujuan untuk memastikan kerahasiaan dan keutuhan data yang dipertukarkan antara client dengan server.
Gambar di bawah ini merupakan gambaran ringkas bagaimana koneksi SSH (Secure Shell Connection) berjalan:
Sumber: www.ssh.com 
Jadi SSH client mengawali koneksi dengan memanggil SSH server menggunakan aplikasi SSH client (PuTTY di Windows). Kemudian SSH server mengirimkan public key ke SSH client. Kemudian SSH client merespon dengan memberikan pasangan kunci yang diberikan oleh SSH server.
Selanjutnya keduanya melakukan negosiasi atau verifikasi koneksi dan memulai membuka koneksi yang aman. Setelah selesai, SSH client sudah dapat masuk ke dalam server dengan pertukaran data yang terus dienkripsi.

Apa itu SSH client?

SSH client adalah aplikasi yang dipakai untuk menghubungkan sistem operasi dengan SSH server. Aplikasi ini terkadang sudah terpasang pada sistem operasi, seperti Linux dan MacOS. Sedangkan jika menggunakan Windows, Anda bisa menggunakan aplikasi semacam PuTTY. Anda bisa mengikuti artikel cara menggunakan PuTTY untuk panduan lengkapnya.
Pengguna MacOS dan Linux tidak perlu menginstall aplikasi tambahan karena fitur SSH client sudah ada di Terminal masing-masing. Anda hanya tinggal menggunakan perintah “$ ssh username@alamat_server” untuk melakukan koneksi, 
Perintah SSH di atas mengirimkan perintah ke sistem untuk melakukan koneksi SSH yang dienkripsi menggunakan user ‘semutireng’. Sedangkan ‘31.22.72.55’ merupakan alamat IP website atau SSH server. Alamat IP ini bisa Anda ganti menggunakan alamat domain dari SSH server.
saat menjalankan perintah SSH dengan melakukan klik ‘Enter’, Anda akan diminta untuk memasukkan password dari user yang dipakai. Jika Anda memasukkan password sesuai dengan username yang benar, koneksi dapat terhubung dan melalui Terminal tersebut Anda dapat mengontrol SSH server.

3 Teknologi Enkripsi SSH

Pada bagian apa itu SSH tadi sudah disinggung sedikit mengenai teknologi enkripsi SSH. Setidaknya ada tiga teknologi yang ditawarkan seperti enkripsi simetris, enkripsi asimetris, dan hashing. Ketiganya berfungsi untuk memastikan proses pertukaran data yang lebih aman antara client dan server.

1. Enkripsi Simetris (Symmetric Encryption)

Enkripsi simetris biasa dikenal dengan nama enkripsi kunci bersama (shared key). Sesuai dengan namanya, enkripsi simetris merupakan jenis enkripsi memanfaatkan kunci untuk melakukan dekripsi maupun enkripsi data yang dipertukarkan antara client dan server.
Enkripsi simetris menggunakan sepasang kunci. Biasanya satu kunci ada di sisi server dan kunci yang lain berada di sisi user supaya server dapat mengenali user yang benar-benar terpercaya. Jadi setiap user yang mempunyai kunci tersebut dapat melihat data yang sedang dipertukarkan.
Enkripsi simetris akan terus menjalankan tugasnya selama proses berjalannya koneksi SSH client dengan server sesuai dengan metode yang disepakati. Persetujuan metode komunikasi ini juga bertujuan untuk menghalangi pihak ketiga untuk membaca data yang sedang dipertukarkan.
Algoritma Pertukaran Kunci berperan pada proses pembuatan enkripsi simetris dalam pertukaran data. Selain itu, selama proses pertukaran data, kunci di client maupun server tidak ikut dipertukarkan sehingga membuat algoritma ini aman.
Jadi uniknya di dalam Algoritma Pertukaran Kunci adalah proses enkripsi dan dekripsi berjalan di masing-masing perangkat (client maupun server). Hal ini membuat pihak ketiga yang mencoba mencuri atau mengintip pertukaran data yang sedang terjadi tidak akan pernah bisa membacanya.

2. Enkripsi Asimetris (Asymmetric Encryption)

Jenis enkripsi asimetris cukup berbeda dengan enkripsi simetris. Jika enkripsi simetris menggunakan satu kunci yang dipakai untuk client maupun server, di dalam enkripsi asimetris terdapat dua kunci yaitu kunci pribadi (private key) dan kunci publik (public key). Biasanya kunci private hanya dimiliki oleh server, sedangkan public key dimiliki oleh user atau client.
Sesuai dengan namanya, kunci publik atau public key secara terbuka dapat dipakai oleh semua client. Tetapi, dalam proses pertukaran data, proses enkripsi hanya bisa dilakukan oleh pasangan public key dan private key –tidak bisa oleh kunci yang berbeda. Jadi hubungan yang terjadi adalah satu arah sehingga host (server atau client) yang mempunyai kunci publik tidak akan pernah bisa membuka pesannya sendiri setelah dienkripsi.

3. Hashing

SSH juga menggunakan salah satu teknik enkripsi hashing. Hashing merupakan salah satu jenis kriptografi yang tidak dapat didekripsi sehingga dinamakan juga one-way-hash (hashing satu arah).
One-way-hash mempunyai fungsi untuk membuat enkripsi panjang dengan tidak mempunyai pola yang jelas untuk dieksploitasi. Jadi fungsi dari enkripsi one-way-hash adalah membuat nilai yang panjang dan unik. Enkripsi ini tentu tentu saja untuk mengamankan setiap data yang sedang dipertukarkan selama proses koneksi SSH berlangsung. Melalui enkripsi hashing seluruh data mengalami enkripsi satu arah dan tidak dapat dibalik (dekripsi)
One-way-hash ini tidak bisa dipakai di seluruh jenis pertukaran data. SSH hanya menggunakan enkripsi one-way-hash untuk mengecek keaslian dari pesan dan sejenisnya. Anda dapat menggunakan sistem pengecekan seperti HMAC (Hash-based Message Authentication) untuk melakukan pengecekan. Sistem secaman HMAC memastikan data sangat sulit untuk dimanipulasi dengan cara apapun.

Penutup

SSH merupakan salah satu hal yang sangat perlu Anda pelajari. Apalagi jika sering berhubungan dengan koneksi client-server. Meskipun sudah ada Telnet sebelumnya, tapi belum bisa menjamin keamanan koneksi yang dihasilkan. Sedangkan SSH mampu mengamankan pertukaran data yang sedang terjadi menggunakan berbagai macam teknologi enkripsi yang diperolehnya.

SUMBER : https://www.niagahoster.co.id/blog/apa-itu-ssh/

VIRAL !!!! Konfigurasi VPN !!!! BANTAI !!!! NO HOAX !!!!!!

Konfigurasi VPN (PPTP) Server Debian 8 Assalamu'alaikum wr.wb Kali ini kita akan belajar bagaimana cara mengkonfigurasi...